Rabu, 25 November 2015

Edisi MU 121 Sby "Hello Qibti - Ultah Qibti ke 19"

      Oke, ini edisi penghuni kosku lagi. Hari ini ultahnya Qibti alias engkib-panggilanku buat Qibti. Nama aslinya Mariatul Qibtia, asli dari Nganjuk tapi nggak kayak orang Nganjuk soalnya nggak terlalu tahu tentang daerahnya. Mahasiswi angkatan 2014 (paling muda diantara penghuni kos lantai 1 ini), prodi D3 OSI (Otomasi Sistem Instrumentasi) Unair ini ultah yang ke 19. Promosi promosi hehe.
      Sebenarnya aku lupa kalau hari ini dia ultah, padahal seingatku kemarin aku sama Runa bahas ini. Sampai pada sore ini ketika diantara penghuni kos yang lagi galau gara-gara pompa air yang mati lagi (lagi???), Mbak Nadia, penghuni kos lantai 1 juga, menelfon aku nanya apa ada yang bisa diajak buat beli kue, terus aku bilang aku bisa. Skip beberapa adegan, lalu aku dan Mbak Nadia berangkat beli kue, pulangnya beli makan di warung nasi kuning pojok jembatan pasar Kwaron dan di Indomaret Mulyorejo beli jus. hehe.
      Karena belum tau mau ngasih kapan, jadinya kuenya disimpan dulu di kamarnya Mbak Nad. Lalu, barusan aja pukul 8.20 pm, setelah si engkib makan di kamarku dan ikutan DDM (Duduk-duduk Manis) sambil dangdutan hehe bareng aku, Kiki, dan Runa, si Mbak Nad yang sebelumnya ikut dangdutan keluar terus manggil Runa. Kiki, aku suruh keluar sekalian, tanpa tahu maksudnya. Jadilah, aku sama Qibti di kamar berduaan ciee. Selang sebentar, datang teman-teman penghuni kos lantai 1 rame-rame nyanyi lagu ultah (Kiki pake bahasa Korea, Runa & Mbak Nad versi Indonesia, jadinya lagunya campur-campur). Qibti sampe nangis, terharu mungkin ya.... :p haha. Setelah tiup lilin, saling ngasih doa, sama ucap-mengucap selamat, aku dapat bagian motong kue. Potongan pertama otomasis buat si Qibti. Agak nggak tega sebenernya, habis kuenya lucu banget, tadi aja Qibti fotoin dulu kuenya. Akhirnya, setelah kue selesai dieksekusi, kita makan kueee horeeee haha.
      Kuenya mirip banget kayak gini (lagi-lagi nggak dokumentasiin) tapi pelapisnya dari cream, minus lope-lope dan pitanya warna kuning yang dibuat dari icing sugar, ada ceri ditengah bunganya (cerinya aku ambil waktu motong kue hehe, aku bagian motong-motong buat dibagiin ke teman-teman lantai 1).
      Doanya tadi rata-rata kayak gini: Jangan cengeng-nangisan, tambah dewasa, nggak baperan (ini dari aku), tambah yang baik-baik, de el el.
      Sekian edisi MU 121 Sby kali ini. Thank you. 'u'

nb:  Buat Qibti, Semoga berkah, di setiap langkahnya diRidhoi Allah,  jadi anak solehah, lancar rejeki, dilancarkan studinya, dekat jodoh haha biar nggak baperan kalo liat Kiki lagi pacaran atau ada adegan yang katamu romantis, apalagi ya? Jangan ngambekan, de el el lah pokoknya yang baik-baik buat kamu dan diRidhoi Allah. Amin.
nbb:  Buat Qibti lagi, dimakan kuenya. Perjuangan itu! Qibti itu nggak suka keju, nggak suka coklat (alergi, makan terus pusing), dan rata-rata kuenya ada coklatnya entah kuenya yang brownis atau hiasannya yang coklat. Satu lagi, nggak suka duren padahal sebagian besar penghuni lantai 1 suka duren.
nbbb:  Entah apa reaksi teman-teman kalau baca postingan ini di blog ini. Karena nggak ada yang tahu aku nulis ini. Hehe.
nbbbb:  Buat teman-teman penghuni kos yang baca postingan ini (kalau ada), kalau ada typo, komen ya hehehe.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar